Parenting dibikin gampang aja

Cuma butuh cinta dan senyum.

Parenting jadi mudah

Kalo kita saling dukung!

Asyiknya belajar seni

Ternyata kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari seni. Seni tidak melulu soal art atau kerajinan tangan, ternyata seni merupakan proses emosional dalam diri yang dituangkan/ditampilkan dalam bentuk tertentu. Dalam kehidupan sehari-hari tentunya kita juga menampilkan diri kita dalam karakter kita sehari-hari, bagaimana kita berinteraksi, bagaimana kita menampilkan emosi saat senang/sedih/marah, dan bagaimana cara kita berpakaian pun termasuk seni.

Perasaan yang kita rasakan, atau imajinasi dan ide yang kita miliki dapat kita tuangkan dalam bentuk tertentu misalnya: tulisan, gambar, dan nyanyian. Jadi ternyata kehidupan kita tidak bisa lepas dari “seni”,  hanya mungkin kita tidak menyadarinya bahwa kita sedang mengekspresikan apa yang kita rasakan atau pikirkan. Jika dikaitkan dengan perkembangan anak, saat ini ada banyak sekali lembaga yang menawarkan kegiatan seni untuk anak-anak. Banyaknya sanggar senam, tari, ballet, musik, teater, gambar, art and craft dan lain sebagainya merupakan salah satu dari banyak cara dalam mengajarkan seni kepada anak.

Apakah kegiatan seni dibutuhkan untuk anak-anak? Tentu jawabannya sangat diperlukan. Kegiatan seni untuk anak-anak sangat menarik untuk dilakukan bersama-sama, tentunya kegiatan seni bisa dilakukan dengan sederhana dan menggunakan benda-benda yang digunakan sehari-hari. Kegiatan yang diminati banyak anak-anak adalah dance and movement, doodling atau menggambar dan mewarnai yang termasuk dalam aktivitas seni sederhana. Kegiatan mewarnai dan menggambar dapat membantu anak untuk mengekspresikan diri dan emosi yang ia rasakan. Dalam ilmu psikologi warna-warna juga memiliki makna-makna tertentu lho!, tapi dengan kegiatan sederhana di rumah anak dapat belajar mengenal warna, melatih koordinasi mata dan gerakan tangan (eye motor coordination), melatih kemampuan fokus, daya tahan duduk dan menuangkan imajinasi ke dalam bentuk gambar (kemampuan kognitif anak).

Kegiatan seni juga bermanfaat untuk melatih anak dalam meregulasi emosinya, untuk anak-anak dengan permasalahan emosi biasanya dapat dilatih untuk mengendalikan emosinya melalui kegiatan menulis, menggambar, atau membuat sesuatu yang berkaitan dengan seni. Hal ini dilakukan sebagai cara untuk menyalurkan emosi yang dirasakan dengan kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat tentunya.  Tidak hanya anak-anak, tetapi kegiatan seni untuk balita juga dapat dilakukan dengan bernyanyi, mendengarkan lagu, membunyikan benda-benda dengan irama tertentu. Selain itu kegiatan membuat printing menggunakan tangan, pelepah daun pisang, mencetak daun dengan cat juga merupakan kegiatan seni sederhana yang asyik dilakukan bersama si buah hati. Selamat mencoba dan merasakan asyiknya belajar seni.

n proses emosional dalam diri yang
dituangkan/ditampilkan dalam bentuk tertentu. Dalam kehidupan sehari-hari tentunya kita
juga menampilkan diri kita dalam karakter kita sehari-hari, bagaimana kita berinteraksi,
bagaimana kita menampilkan emosi saat senang/sedih/marah, dan bagaimana cara kita
berpakaian pun termasuk seni.
Perasaan yang kita rasakan, atau imajinasi dan ide yang kita miliki dapat kita tuangkan
dalam bentuk tertentu misalnya: tulisan, gambar, dan nyanyian. Jadi ternyata kehidupan
kita tidak bisa lepas dari “seni”, hanya mungkin kita tidak menyadarinya bahwa kita sedang
mengekspresikan apa yang kita rasakan atau pikirkan. Jika dikaitkan dengan perkembangan
anak, saat ini ada banyak sekali lembaga yang menawarkan kegiatan seni untuk anak-anak.
Banyaknya sanggar senam, tari, ballet, musik, teater, gambar, art and craft dan lain
sebagainya merupakan salah satu dari banyak cara dalam mengajarkan seni kepada anak.
Apakah kegiatan seni dibutuhkan untuk anak-anak? Tentu jawabannya sangat diperlukan.
Kegiatan seni untuk anak-anak sangat menarik untuk dilakukan bersama-sama, tentunya
kegiatan seni bisa dilakukan dengan sederhana dan menggunakan benda-benda yang
digunakan sehari-hari. Kegiatan yang diminati banyak anak-anak adalah dance and
movement, doodling atau menggambar dan mewarnai yang termasuk dalam aktivitas seni
sederhana. Kegiatan mewarnai dan menggambar dapat membantu anak untuk
mengekspresikan diri dan emosi yang ia rasakan. Dalam ilmu psikologi warna-warna juga
memiliki makna-makna tertentu lho!, tapi dengan kegiatan sederhana di rumah anak dapat
belajar mengenal warna, melatih koordinasi mata dan gerakan tangan (eye motor
coordination), melatih kemampuan fokus, daya tahan duduk dan menuangkan imajinasi ke
dalam bentuk gambar (kemampuan kognitif anak).
Kegiatan seni juga bermanfaat untuk melatih anak dalam meregulasi emosinya, untuk anak-
anak dengan permasalahan emosi biasanya dapat dilatih untuk mengendalikan emosinya
melalui kegiatan menulis, menggambar, atau membuat sesuatu yang berkaitan dengan seni.
Hal ini dilakukan sebagai cara untuk menyalurkan emosi yang dirasakan dengan kegiatan
yang lebih positif dan bermanfaat tentunya. Tidak hanya anak-anak, tetapi kegiatan seni
untuk balita juga dapat dilakukan dengan bernyanyi, mendengarkan lagu, membunyikan
benda-benda dengan irama tertentu. Selain itu kegiatan membuat printing menggunakan
tangan, pelepah daun pisang, mencetak daun dengan cat juga merupakan kegiatan seni

Ternyata kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari seni. Seni tidak melulu soal art atau kerajinan tangan, ternyata seni merupakan proses emosional dalam diri yang dituangkan/ditampilkan dalam bentuk tertentu. Dalam kehidupan sehari-hari tentunya kita juga menampilkan diri kita dalam karakter kita sehari-hari, bagaimana kita berinteraksi, bagaimana kita menampilkan emosi saat senang/sedih/marah, dan bagaimana cara kita berpakaian pun termasuk seni.

Perasaan yang kita rasakan, atau imajinasi dan ide yang kita miliki dapat kita tuangkan dalam bentuk tertentu misalnya: tulisan, gambar, dan nyanyian. Jadi ternyata kehidupan kita tidak bisa lepas dari “seni”,  hanya mungkin kita tidak menyadarinya bahwa kita sedang mengekspresikan apa yang kita rasakan atau pikirkan. Jika dikaitkan dengan perkembangan anak, saat ini ada banyak sekali lembaga yang menawarkan kegiatan seni untuk anak-anak. Banyaknya sanggar senam, tari, ballet, musik, teater, gambar, art and craft dan lain sebagainya merupakan salah satu dari banyak cara dalam mengajarkan seni kepada anak.

Apakah kegiatan seni dibutuhkan untuk anak-anak? Tentu jawabannya sangat diperlukan. Kegiatan seni untuk anak-anak sangat menarik untuk dilakukan bersama-sama, tentunya kegiatan seni bisa dilakukan dengan sederhana dan menggunakan benda-benda yang digunakan sehari-hari. Kegiatan yang diminati banyak anak-anak adalah dance and movement, doodling atau menggambar dan mewarnai yang termasuk dalam aktivitas seni sederhana. Kegiatan mewarnai dan menggambar dapat membantu anak untuk mengekspresikan diri dan emosi yang ia rasakan. Dalam ilmu psikologi warna-warna juga memiliki makna-makna tertentu lho!, tapi dengan kegiatan sederhana di rumah anak dapat belajar mengenal warna, melatih koordinasi mata dan gerakan tangan (eye motor coordination), melatih kemampuan fokus, daya tahan duduk dan menuangkan imajinasi ke dalam bentuk gambar (kemampuan kognitif anak).

Kegiatan seni juga bermanfaat untuk melatih anak dalam meregulasi emosinya, untuk anak-anak dengan permasalahan emosi biasanya dapat dilatih untuk mengendalikan emosinya melalui kegiatan menulis, menggambar, atau membuat sesuatu yang berkaitan dengan seni. Hal ini dilakukan sebagai cara untuk menyalurkan emosi yang dirasakan dengan kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat tentunya.  Tidak hanya anak-anak, tetapi kegiatan seni untuk balita juga dapat dilakukan dengan bernyanyi, mendengarkan lagu, membunyikan benda-benda dengan irama tertentu. Selain itu kegiatan membuat printing menggunakan tangan, pelepah daun pisang, mencetak daun dengan cat juga merupakan kegiatan seni sederhana yang asyik dilakukan bersama si buah hati. Selamat mencoba dan merasakan asyiknya belajar seni.

sederhana yang asyik dilakukan bersama si buah hati. Selamat mencoba dan merasakan
asyiknya belajar seni.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

Leave a Reply

Your email address will not be published.