Parenting dibikin gampang aja
Cuma butuh cinta dan senyum.
Parenting jadi mudah,
kalo kita saling dukung!
Parenting dibikin gampang aja
Cuma butuh cinta dan senyum.
Parenting jadi mudah,
kalo kita saling dukung!
132-Teaching-your-baby-to-self-feed_787632703

Stimulasi bayi untuk makan sendiri

Baby Led Weaning atau spoon feeding? Sekali lagi semua tergantung kondisinya. Eh iya, sebab kondisi setiap keluarga kan berbeda-beda. Tidak semuanya bisa menerapkan 1 jenis cara makan bayi. Lagipula, itu kan hanya cara. Bisa selalu disesuaikan, bukan?

Nah, tapi, menurut dr. Arifianto S.pA, bayi sebenarnya memang dapat makan sendiri pada usia 8-9 bulan, lho. Untuk itu bayi perlu mendapatkan stimulasi sesuai dengan usia dan perkembangannya agar mampu makan sendiri.

Stimulasi awal yang dapat diberikan adalah membiarkan bayi mengeksplorasi kemampuannya sendiri. Berikan kesempatan kepadanya untuk mengulang proses belajar makan. Gimana tuh caranya?

Pada umurnya usia 6 bulan gigi bayi mulai tumbuh dan bayi mulai suka menggigit-gigit benda untuk membantu perkembangan bayi, orangtua dapat menyediakan teether yang dapat dipegang bayi lalu dimasukan kemulutnya.

Sekitar 7-8 bulan bila bayi sudah duduk stabil saat didudukan di kursi bayi berikan sedikit porsi makan di meja agar bayi mulai belajar untuk makan sendiri. Hal ini disebabkan pada usia ini bayi sudah dapat melakukan finger feeding sehingga biarkan bayi mengambil remahan biskuitnya lalu masukan kemulutnya sendiri. Semakin dia melakukan hal ini maka akan semakin terampil.

Bayi usia 9-12 bulan biasanya sudah dapat minum dari cangkir bayi. Biarkan bayi minum dari cangkirnya sendiri sehingga dia belajar minum sendiri.

Saat makan berikan sedikit porsi makanan dipiring bayi serta sediakan sendok bayi. Biarkan bayi mengambil makanan dari sendoknya dan memasukan kemulutnya sendiri. Jangan membersihkan mulutnya saat dia sedang belajar makan sendiri. Berikan waktu untuk mengeksplorasi kemampuannya sendiri bila waktu makan telah selesai orangtua dapat membersihkan mulut sang bayi.

Jika porsi makan masih banyak orangtua dapat membantu menyuapinya. Namun, dengan bertambahnya usia dan semakin sering melakukan hal ini maka bayi akan terampil untuk makan sendiri.

Konsisten untuk memberi kesempatan anak bereksplorasi dengan makanannya sendiri sebelum akhirnya orangtua menyuapinya.

Sekali lagi, tentu saja semuanya harus dilakukan dengan responsif. Kita, yang dewasa, memerhatikan kebutuhan anak agar kegiatan makan dapat dilakukan dengan optimal.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

Leave a Reply

Your email address will not be published.