Previous
Next
Air-kelapa-dan-ibu-hamil-1200x665

Air kelapa dan ibu hamil

Hamil itu…..GERAH! siapa setuju? Pasti semua angkat tangan deh. Hehehehe…

Berat badan naik banyak, bergerak susah, duduk susah, tidur susah, apalagi matahari bersinar terik, wah, yang kebayang di kepala pasti air dingin saja. Lalu kebayang kan, kalau ada es kelapa dalam batok, dingin, seger. Duh seger bangeeet..

Nah, kalau minum air kelapanya karena kepanasan dan kelelahan, tentu nikmat. Tapi, kalau minumnya karena dipaksa harus pagi siang sore setiap hari, karena wejangan “Ayok kalo hamil harus minum air kelapa setiap hari, biar bayinya putih…” gimana? Masih enak gak tuh air kelapa? Enak sih mungkin, tapi ribet ya. Kan pohon kelapa yang buahnya banyak tidak umum ada di pekarangan rumah.

Nutrisi air kelapa dan kulit putih

Sebenernya gimana sih? Air kelapa sih jelas baik dan mengandung banyak nutrisi ya. Bahkan menurut penelitian, dalam air kelapa itu banyak vitamin C nya yang memiliki manfaat bagi kesehatan kulit.

Tetapiiii, manfaat yang diberikan air kelapa sekadar membentuk dan merawat kecantikan kulit, ya. Bisa bikin kulit lebih kenyal dan membentuk kolagen. Bukan berarti bisa mengubah warna kulit seseorang, apalagi bayi dalam kandungan, dong.

Manfaatnya tetap banyak, kok..

Namun bukan berarti ibu hamil yang rutin minum air kelapa tidak akan mendapatkan manfaat sehat sama sekali. Justru sebaliknya, air kelapa dapat membantu mencegah dan mengurangi dehidrasi, serta menghindarkan bumil dari infeksi saluran kemih selama masa kehamilan. Ibu hamil kan harus banyak minum yaaa..

Bahkan nih, kata buku yang disusun para Ahli kesehatan seperti Sudung O Pardede, Parlindungan Siregar, Hardinsyah dan Budi Iman Santoso berjudul Mitos atau Fakta Air dan Hidrasi, kehamilan adalah sebuah kondisi fisiologis yang ditandai dengan peningkatan berat badan meliputi deposit lemak, peningkatan total air tubuh dan pertumbuhan hasil konsepsi sehingga ibu hamil membutuhkan air minum lebih banyak.

Kebutuhan air bumil

Artinya, selama kehamilan, kebutuhan air akan meningkat karena diperlukan untuk mendukung sirkulasi janin, produksi cairan ketuban, dan volume darah yang meningkat.

Meski tidak ada rumusan khusus yang berlaku untuk ibu hamil mengingat kebutuhan air dipengaruhi banyak faktor seperti aktivitas ibu hamil, suhu lingkungan, tempat tinggal dan sebagainya, tetapi kebutuhan energi saat kehamilan rata-rata meningkat 300 kalori per hari.

Oleh karena itu, ibu hamil butuh setidaknya 300-450 mL asupan air tambahan. Pada umumnya, ibu hamil dianjurkan minum minimal 8-10 gelas air setiap hari. Dan dari satu buah kelapa muda ukuran sedang, bisa menghasilkan sekitar 120-240 ml air kelapa.

Gak perlu berlebihan

Meskipun demikian, sesuatu yang terlalu banyak pasti enggak baik kan? Jadi imbangi juga dengan air putih. Jangan mentang-mentang sehat, lalu pagi siang sore setiap hari, selama 9 bulan minumnya hanya air kelapa. Selain ribet, boros, ya tentu saja berlebihan.

Jangan karena harus minum air kelapa maka hamil yang kita jalani jadi stress, dan melelahkan akibat terus menerus harus menyiapkan stok air kelapa setiap hari. wah, hamil kan juga enggak boleh stress dong.

Maka, biarkanlah si air kelapa ini menjadi hiburan di kala terik matahari menyengat, dan tubuh butuh tambahan cairan yang bisa membuat adem. Enggak Cuma badan, tapi juga hati. ini baru nyenengin, bukan? Tidak perlu dibikin repot yaa…

Share this post

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print