Previous
Next
def pic

Anak sakit mata? Kenapa? Harus bagaimanakah?


Panik! Iya seringkali orang tua merasa panik karena khawatir melihat anak matanya mendadak merah, bengkak dan keluar kotoran yang sampai bikin matanya menutup rapat karena belekan. Lalu mulai deh mitos-mitos didengungkan. Ada yang bilang “Ditetesin ASI aja, pasti langsung sembuh!” ada juga yang bilang dikasih air dari rebusan kembang talang. Macam-macam deh.

Yang jelas, menurut dr. Arifianto SpA, sakit mata ini biasanya terjadi akibat infeksi atau biasa disebun conjunctivitas. Banyak penyebabnya, lho. Bisa jadi karena infeksi virus, infeksi bakteri atau alergi.

Apa sih yang membedakannya?

  1. Bacterial conjunctivitis: biasanya mata terlihat berwarna pink. Sakit matanya pun langsung menyerang kedua mata, dan melepaskan lendir yang tebal di kedua belah mata.
  2. Viral conjunctivitis: Hal ini jarang terjadi. Biasanya hanya mengakibatkan mata berair di salah satu mata saja. Biasanya pun keluar dalam jumlah yang tidak terlalu banyak.
  3. Allergic conjunctivitis: biasanya mengakibatkan air mata berlebihan dan merasakan gatal serta mata merah. Seringkali berkaitan dengan hidung meler.
  4. Opthalmia neonatrum: conjunctivitis ini biasanya terjadi pada bayi yang baru lahir. Nah yang ini membutuhkan perawatan darurat serta penanganan oleh neonatalogis. Penyakit ini harus segera ditangani untuk mencegah masalah berat pada mata hingga kebutaan. Biasanya terjadi ketika bayi terkena kuman ketika meahirkan. Gonococcus, C. trachomatis dan virus herpes adalah penyebab umum.

Namun memang membedakan konjungtivitis virus dan bakteri agak sulit. Karena itu kebanyakan menggambarkan ciri-ciri sakit mata karena virus dan bakteri akan menggunakan kata “usually”. Namun, secara umum, jika belekan-nya banyak dan lebih dari sehari belum sembuh, kita curigai akibat bakteri.

Sebab penanganannya akan sangat berbeda. Tidak ada obat untuk konjungtivitis yang disebabkan virus. Sementara tetes mata antibiotic diperlukan untuk penanganan sakit mata karena bakteri. Namun demikian tetap harus konsultasi ke dokter, ya.

Tetapi biasanya jika masih hari pertama masih dicurigai akibat virus, sehingga pengobatannya lebih ke arah membuat anak merasa nyaman (sering-sering membersihkan kotoran matanya, mengompres dengan air hangat agar merasa nyaman). Namun, jika berkepanjangan, sehingga dicuriai sebagai konjungtivitas bakteri akan diberikan tetes mata yang mengandung antibiotika. Salah satu yag tersering adalah kloramfenikol. Jangan yang menggunakan steroir, cukup antibiotika saja.

Penyumbatan saluran air mata

ada juga sakit mata yang disebabkan common cold, sehingga mengakibatkan penyumbatan saluran air mata. Ini yang menyebabkan mata belekan. Nah karena penyebab common cold adalah virus, maka tidak ada obatnya. Kalau begini tatalaksananya adalah membersihkan dengan kapas air hangat dan juga memijat-mijat area seputar matanya untuk membantu mengurangi penyumbatan.

Membersihkan kotoran mata itu adalah yang paling pasti harus dilakukan. Jadi meski dokter sudah memberi diagnose penyebab sakit matanya karena bakteri, tetap harus rajin membersihkan kotorannya.

Share this post

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print