Previous
Next
Asupan-Nutrisi-Bantu-Bentuk-Anak-Cerdas

Asupan Nutrisi Bantu Bentuk Anak Cerdas

Ayah dan ibu cerdas disebut-sebut akan melahirkan anak yang cerdas. Faktanya, faktor Faktor internal itu tidaklah cukup jika tidak ditunjang dengan asupan nutrisi yang baik. Dokter spesialis anak dr. Herbowo Soetomenggolo, SpA(K) mengatakan faktor genetik hanya menyumbang 40 persen untuk tumbuh kembang anak, sisanya 60 persen dipengaruhi asupan nutrisi.

Pertumbuhan otak bayi terjadi sejak dalam kandungan dan terus berkembang hingga lahir.  Brain food atau makanan untuk otak dipercaya merangsang pertumbuhan sel-sel otak, memperbaiki fungsinya, meningkatkan ingat dan konsentrasi berpikir anak. Berikut makanan yang mengandung nutrisi baik untuk otak bayi.

Ikan laut

Beberapa penelitian menunjukkan, ibu yang selama hamil mengonsumsi ikan (sumber asam amino omega-3) dalam jumlah besar melahirkan bayi cerdas dan mempunyai keterampilan sosial yang lebih baik dibandingkan dengan bayi yang dilahirkan dari ibu yang tidak mengonsumsi asam amino omega-3.

Ahli Nutrisi Patrick Holford yang juga Direktur dari Brain Bio Center mengatakan bahwa omega-3 adalah kunci intelegensi anak-anak sebab otak terdiri dari 60% lemak dan 30% adalah asam lemak esensial. Penelitian yang lain juga menunjukkan secara jelas adanya hubungan intelegensi dengan konsumsi asam lemak esensial omega-3.

Untuk itu para pakar sangat merekomendasikan agar para wanita hamil mengkonsumsi 2 porsi dari ikan salmon, trout atau sardine yang berasal dari tangkapan atau ikan organik setiap pekan.

Telur

Karena harganya yang terjangkau, telur banyak dipilih masyarakat sebagai sumber protein untuk merangsang pertumbuhan bayi. Penelitian menyebut bagian kuning telur mengandung kolin, suatu zat yang dapat membantu perkembangan memori atau daya ingat.

Ibu hamil dapat menjaga asupan kolesterol harian dan tidak melebihi batas yang dianjurkan, maka konsumsi 1 butir telur per hari masih diperbolehkan. Namun, jika ibu tidak bisa, sebaiknya konsumsi telur ini dibatasi 3 sampai 4 kali dalam seminggu.

Kacang-kacangan

Kacang adalah makanan spesial sebab makanan ini memiliki energi yang berasal dari protein serta karbohidrat kompleks.  Selain itu, kacang kaya akan kandungan serat, vitamin dan mineral.  Kacang juga  makanan yang baik untuk otak karena mereka dapat mempertahankan energi  dan kemampuan berpikir anak-anak pada puncaknya di sore hari jika dikonsumsi saat makan siang.

Menurut hasil penelitian, kacang merah dan kacang pinto mengandung lebih banyak asal lemak omega 3 daripada jenis kacang lainnya  — khususnya  ALA – jenis asal omega-3 yang penting bagi pertumbuhan dan fungsi otak .

Susu dan Yogurt

Makanan yang berasal dari produk susu mengandung protein dan vitamin B tinggi. Dua jenis nutrisi ini penting bagi pertumbuhan jaringan otak, neurotransmitter dan enzim.  Susu dan yogurt juga bisa membuat perut kenyang karena kandungan protein dan karbohidratnya sekaligus menjadi sumber energi bagi otak.

Penelitian terbaru mengindikasikan bahwa anak-anak dan remaja membutuhkan lebih banyak vitamin D bahkan 10 kali dari dosis yang direkomendasikan. Vitamin D adalah vitamin yang juga penting bagi sistem saraf otot dan siklus hidup sel-sel manusia secara keseluruhan.

Share this post

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print