Previous
Next
Baby-moon-yuk-web-1200x659

Baby moon yuk!!

Percaya deh, nanti kalau bayinya sudah lahir, mau jalan-jalan tu susaaaaah banget. hehehe..

Meskipun bunda ibu bekerja, tapi pergi keluar rumah juga yang kebayang selalu si kecil. Boro-boro menikmati perjalanan keluar kota maupun keluar negeri. Yang ada sibuk aja neleponin rumah, pumping ASI dan kangen.

Jadi, mumpung dia masih dalam perut, yuk lah jalan-jalan aja. Nah, usia kandungan yang paling aman untuk dibawa travelling adalah ketika usia kehamilan mulai masuk 20 minggu, hingga 30 minggu. Biasanya maskapai penerbangan akan melarang ibu hamil terbang jika usia kehamilannya masuk 35 minggu. Tentu saja hal ini wajib ditanyakan lagi ke obgyn masing-masing ya, kan kondisi kehamilan masing-masing ibu berbeda.

Tapi biasanya di usia kandungan 5-7 bulan tu lagi enak-enaknya. Karena mual sudah berlalu, namun perut belum terlalu berat untuk dibawa jalan-jalan. Untuk itu, ada beberapa hal yang harus diingat dan dipersiapkan. Misalnya:

Terbang kemana kita?

Semakin pendek trip-nya, semakin rendah juga resiko pada kandungan dan bayi, tentu saja semakin nyaman juga rasanya. Tetapi kalau memang kepengen perjalanan jauh yang lebih dari 10 jam, lebih baik pilih penerbangan transit, itu jelas lebih nyaman dong karena jadi ada waktu untuk peregangan.

Sebelum berangkat, cari tau dan pastikan dulu tempat tujuannya memiliki fasilitas melahirkan yang memadai. Jadi kalau lagi hamil, travellingnya gak usah ke tengah hutan Madagascar dulu ya, bunda. Inget juga, pilih tempat yang tidak terlalu panas, lembab dan mengganggu kenyamanan tubuh. Apalagi daerah rawan wabah penyakit, karena nyamuk atau hewan-hewan lainnya.

Duduk dimana kita?

Pertimbangkan untuk meminta kursi ke maskapainya, tentu saja jangan di kursi emergency dong ya. Kalau bisa minta kursi didekat pintu masuk, agar tidak menghambat pergerakan penumpang lain karena ibu hamil suka lebih lama kan.

Cari kursi yang deket toilet, jadi kalau bolak balik kepingin pipis gak nyusahin orang lain. Minta juga kursi samping jendela biar enggak mual. Atau kursi yang paling depan, jadi ruang kakinya luas dan memudahkan beranjak ke toilet.

Jangan lupa juga minta bantai, atau bawa bantal leher ya..

Tips penting lainnya

  • Akan lebih baik kalau sebelum berangkat kita udah pipis dulu.
  • Sering-sering jalan ke toilet sebetulnya baik untuk sekalian peregangan. Dan inget, jangan ditahan-tahan, jadi kalau ada pengumuman harus duduk di kursi, kita enggak nahan pipis.
  • MINUM YANG BANYAK. Soalnya di pesawat kan udaranyya kering, dan ini enggak enak banget untuk bumil. Jadi sebaiknya minum air putih jangan kopi, teh atau sirup-sirup.
  • Makan sedikit-sedikit tapi sering. Jadi kalau di pesawat hanya disediakan satu kali makan dan satu kali camilan, Anda siap-siap bawa makanan kecil sendiri di tas ya. Biar enggak lapar.
  • Hindari pesawat kecil yang memiliki tekanan udara lebih tinggi, biasanya terbang dibawah 7 ribu kaki. Soalnya oksigen jadi semakin tipis, dan tekanan semakin berat bagi bumil. Ini bisa menghambat asupan oksigen ke Rahim. Bisa bikin pingsan.
  • Kalau mulai kehabisan nafas, jangan ragu minta oksigen pada pramugari, ya..

Share this post

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print