Previous
Next
Baru-Bisa-Jalan-kok-Udah-Suka-Manjat-manjat-1200x675

Baru Bisa Jalan kok Udah Suka Manjat-manjat?

Ketika anak sudah mulai lancar berjalan, ia akan mulai senang memanjat-manjat kursi, sofa, pagar, atau benda-benda lain yang ada di sekitar. Kemampuan motorik kasar anak semakin berkembang dengan bertambahnya usia. Pada usia sekitar usia 18 bulan, anak mulai semakin mampu mengendalikan gerakan-gerakan tubuhnya. Hal ini membuat anak ingin mengeksplorasi lingkungan sekitarnya. Misalnya, anak mendorong kursi kecil lalu memanjatnya untuk mengambil benda di meja makan.

Lalu, pernahkah Ayah Bunda mencoba berlutut dan menyamakan level pandangan anak? Cobalah, dan pasti akan merasa bahwa betapa rendahnya yah jangkauan pandang mereka terhadap dunia sekitarnya. Jadi tidak heran bahwa memanjat adalah hal yang natural bagi anak. Misalnya, saat ibu menyiapkan makanan di meja, anak memanjat ke kursi untuk melihat apa yang diletakkan di meja oleh ibu. Mereka ingin mengubah jangkauan pandangan mereka dan memenuhi kebutuhan eksplorasinya terhadap lingkungan sekitarnya.

Memanjat juga kegiatan fisik yang baik untuk menstimulasi kemampuan motorik kasarnya. Jadi, apa ya yang bisa dilakukan Ayah dan Bunda?

  • Kegiatan memanjat memang baik untuk perkembangan anak, namun tidak semua situasi anak bisa memanjat. Misalnya, rak di toko mainan atau supermarket. Selain berbahaya bagi anak, hal ini bisa mengganggu atau membahayakan orang lain. Katakan stop, berikan penjelasan, dan ayah bunda bisa menggendong anak untuk membantunya melihat benda yang berada di rak tinggi.
  • Pastikan keamanan di sekitar anak ketika anak sedang memanjat. Misalnya, menyingkirkan kursi yang mudah patah di rumah, menyimpan gunting di tempat tersembunyi, meletakkan bantal-bantal di sekitar anak saat sedang bermain di rumah, dan sebagainya.
  • Berikan waktu untuk kegiatan bermain di luar rumah, seperti di taman bermain atau taman di sekitar rumah, atau pergi ke baby gym. Biarkan anak mengeksplorasi lingkungannya dengan berlari, berguling, memanjat monkey bar, memanjat tangga perosotan, dan sebagainya. Namun tetap awasi anak dan pastikan keamanan anak.
  • Ketika anak terjatuh saat memanjat, bersikaplah tenang di hadapan anak dan kemudian periksa anak terluka atau tidak. Berikanlah semangat jika anak takut untuk mencoba lagi dan apresiasi atas usahanya. Namun, tetap pastikan area yang ia panjat tidak berbahaya. ☺

Share this post

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print