Previous
Next
BERBAGI-DARI-HAL-KECIL-1200x791

BERBAGI DARI HAL KECIL

Dimulai dari obrolan santai saat saya menjemput anak saya yang nomor dua (Keanna) pulang sekolah. Di jalanan dari sekolah ke rumah, ada beberapa spanduk besar tentang ajakan berbagi untuk membantu korban konflik di Ghouta Timur. Keanna langsung bertanya kepada saya, “Ma, ada apa dengan Ghouta?” Saya jelaskan bahwa terjadi konfilik di negara Suriah, antara pemerintah yang dipimpin oleh Presidan Assad melawan golongan yang tolak tunduk kepada rezim Assad. Pemerintah Suriah dibantu oleh Rusia memborbardir Ghouta dengan bom dan gas kimia. Namun yang menjadi korban adalah rakyat. Kebetulan saya mengikuti instagram mengenai hal ini, berita terkini tentang kondisi yang menimpa beberapa negara muslim yang dilanda perang. Saya pun memperlihatkan foto-foto yang ‘aman’ pada Kea. Dia terlihat sedih dan simpati. Kemudian saya bilang, “Kalau kita ada uang, yuk kita bantu. Berbagi untuk saudara muslim kita di sana, kasian mereka kesulitan makanan/minuman/obat”. Sesampainya di rumah, berakhir lah perbincangan kita mengenai Ghouta.

Seminggu sejak hari itu, ibu saya dari Bandung datang. Seperti biasa, mamah selalu kasi uang jajan ke cucu-cucu nya, termasuk Keanna. Jumlahnya tidak besar, hanya seratus ribu rupiah. Mendadak Keanna langsung memberikan uang seratus ribunya pada saya, sambil berkata,”Ma, kalau Kea punya hanya seratus ribu, ngaruh ga sih buat bantu korban perang di Ghouta?” Jujur saya kaget, karena biasanya kalau dapat uang dari nenek, Kea lebih milih untuk membeli squishy atau mainan yang dia suka. Kok, hari ini dia mau sumbangkan semua uangnya untuk berbagi? Saya kemudian berkata pada Kea,” Wah .. hebat banget anak Ma, seratus ribu tetap berharga lho, bisa bantu mereka di sana. Tidak ada kata sedikit dalam berbagi, yang penting Kea ikhlas, makasih ya sayang.”

Ternyata obrolan santai saya dengan Kea seminggu lalu, masih berbekas di pikirannya. Mungkin kita sebagai orangtua sering lupa bahwa anak kita pun sudah bisa diajak untuk berbagi. Meskipun mereka masih kecil, dan kemampuan berbagi nya juga kecil, jangan pernah sepelekan hal itu. Saya sendiri terkadang melupakannya. Saya sebenarnya sudah transfer untuk bantuan Ghouta, tapi saya tidak menanyakan atau mengajak anak saya untuk berbagi. Karena saya pikir, yah mereka masih kecil. Ternyata anak sekecil itu pun sudah memiliki keinginan untuk berbagi, bahkan tanpa pikir panjang memberikan semua uangnya. Sementara kita orang dewasa, pasti akan berpikir panjang untuk memberikan uang kita.

Apa lagi hal kecil yang bisa kita ajarkan pada anak kecil kita di rumah soal berbagi?

  1. Yang penting ikhlas dalam berbagi, dan kita sebagai orang tua memberikan contoh dalam hal berbagi. Giving example by doing things is more impactful than a words
  2. Berbagi makanan, seringkali di rumah ada banyak makanan. Saya ajak anak-anak untuk berbagi pada tukang sampah yang lewat di depan rumah, pada pak satpam, pada tetangga.
  3. Berbagi mainan yang sudah tidak dimainkan lagi,
  4. Melakukan kegiatan rutin membereskan lemari pakaian. Saat berbenah, saya minta anak-anak memilah baju yang sudah kekecilan tapi masih dalam kondisi bagus. Sehingga baju-baju itu bisa dibagi kepada yang lebih membutuhkan
  5. Berbagi buku-buku cerita yang sudah sering dibaca oleh anak-anak

Share this post

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print