Previous
Next
Bermain-di-Luar-atau-di-Dalam-Rumah-ya-1200x600

Bermain di Luar atau di Dalam Rumah ya?

Pada sebagian besar orangtua, masa kecilnya pasti banyak dihabiskan untuk bermain di luar rumah, seperti bermain petak umpet, mencari daun, bermain sepeda, bermain layang-layang, dan sebagainya. Tapi kini, anak-anak nampaknya lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah. Perkembangan jaman, membuat jenis permainan semakin beragam, termasuk berbagai game atau aplikasi yang ada di tablet maupun handphone. Padahal bermain di luar ruangan sangat bermanfaat untuk perkembangan anak.

Bermain di luar rumah, mendorong anak untuk eksplorasi lebih luas dan belajar mengenai banyak hal sehingga dapat mengembangkan kecerdasan anak. Ada penelitian dari the British Journal of Sports Medicine yang menyatakan bahwa aktivitas fisik di luar rumah dapat meningkatkan kemampuan otak dan prestasi akademis anak-anak. Anak juga dapat mengembangkan kemampuan konsentrasinya dan kemampuan koordinasi motoriknya lebih optimal. Kemampuan sosial anak juga menjadi terasah. Dengan bermain di luar rumah, anak mendapat kesempatan untuk berinteraksi dengan orang lain. Saat bermain, anak-anak saling berbagi pengetahuan yang mereka miliki dan menunjukkan kepribadian mereka masing-masing. Selama proses bermain ini, anal-anak mengembangkan empati, mereka menjadi belajar memahami perasaan dan kebutuhan orang lain. Anak-anak juga belajar mengasah kemampuan pemecahan masalah.

Selain itu, bermain di luar rumah juga memiliki manfaat pada kesehatan fisik anak. Bermain di luar membuat anak terpapar sinar matahari lebih banyak dan hal ini dapat menjaga kesehatan mata anak dan menambah asupan vitamin D bagi tubuh. Anak juga menjadi lebih banyak menghirup udara segar sehingga dapat meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuhnya. Jadi, bagaimana ayah bunda? Masih bimbang mengajak anak bermain di luar rumah? Yuk, ajak anak-anak lebih sering bermain di luar ruangan. Ayah bunda bisa bermain bola bersama, mencari berbagai jenis daun, menangkap belalang, bermain kejar-kejaran di rumput tanpa alas kaki, dan sebagainya. Bila lingkungan sekitar rumah kurang memadai untuk aktivitas fisik, ayah bunda dapat mengajak anak bermain di taman kota, kebun binatang, taman bermain outdoor berbayar, dan sebagainya. Jangan takut kotor dan terjatuh ya, yang penting anak selalu dalam pengawasan selama bermain.

 

Share this post

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print