Previous
Next
Biaya-Kedekatan-Keluarga

Biaya Kedekatan Keluarga : 600 Ribu Cukup ?

Apakah 150rb per orang cukup untuk membuat kegiatan mendekatkan keluarga satu sama lain?  Sebetulnya banyak kegiatan lain dengan biaya lebih rendah dari 150ribu dan dapat mendekatkan keluarga. Tapi saya ingin menceritakan pengalaman pertama bagi keluarga saya, yaitu kegiatan mendaki gunung.

Gunung apa yang kami daki? GUNUNG PARANG

Apakah anda tahu Gunung Parang? Sedikit saya ceritakan tentang hebatnya wisata domestik yang tidak terlalu jauh dari Jakarta, namun belum banyak yang tahu.

Anda pasti tidak akan menyangka, ternyata Purwakarta memiliki tempat yang dapat menantang adrenalin. Gunung Parang, yang terletak di kecamatan Tegalwaru, kabupaten Purwakarta, ternyata mampu menyuguhkan tantangan ini kepada para pendaki. Gunung Parang merupakan tebing andesit tertinggi di Indonesia, terbentuk dari batuan andesit yang menyembul ke permukaan akibat desakan bumi. Dengan tiga tebing utama berbentuk menara, yang biasa disebut tower, gunung ini seringkali dijadikan sebagai tempat simulasi bagi para pemanjat sebelum melakukan ekspedisi ke tempat lain. Puncak Tower I, memiliki ketinggian 934 meter, dengan medan panjat lebih dari 600 meter. Tower II memiliki ketinggian yang hampir sama dengan tower I, dengan bentuk meruncing di bagian atas seperti senjata parang. Sementara itu, tower III memiliki bentuk yang lebih landai dan terlihat tumpul dari kejauhan.

Yang saya lakukan dengan keluarga, adalah mendaki gunung dengan metoda via ferrata. Gunung Parang ini merupakan gunung pertama di Indonesia yang dilengkapi dengan jalur via ferrata. Sebuah jalur yang dilengkapi dengan tangga besi yang telah dipasang pada dinding-dinding batu andesit di Gunung Parang. Sebagai keamaan tambahan, pengunjung juga akan dilengkapi dengan sebuah tali pengaman yang akan dikaitkan setiap lintasan besi, juga seat harness serta helm pelindung. Menurut informasi yang saya baca, metoda via ferrata ini cukup mudah untuk pemula.

Saya, suami dan anak-anak belum pernah sekali pun mendaki gunung. Awalnya anak-anak meringis ketakutan, saat melihat betapa tingginya gunung yang akan didaki. Tapi saya terus memberikan semangat, bahwa mereka pasti bisa. Anak saya berumur 11 tahun (Zaira), 7 tahun (Keanna), dan yang terkecil 2thn (Malikha) hanya menjadi cheer leader di bawah gunung saja. Ini adalah pengalaman pertama bagi kami semua. Di titian satu dan dua, Zaira sudah mulai gemetar, saya berada di bawah nya, terus menyemangati untuk terus naik ke atas. Sedangkan adiknya, Keanna ternyata lebih pemberani. Dia santai saja meniti jalur besi via ferrata satu per satu. Bahkan dia membantu ayahnya untuk memasang kait pengaman. Memang benar, sifat anak berbeda-beda. Tapi itulah yang membuat hidup lebih berwarna .

Tak terasa pendakian semakin tinggi, tapi anak-anak semakin percaya diri. Dan terus mendaki sampai ke ketinggian 300 meter. Yeay, kami berhasil.  Perjuangan berikutnya adalah perjalanan menuruni gunung, ternyata lebih melelahkan dan membuat kami semua hampir frustasi.  Terlebih lagi, angin bertiup kencang dan matahari mulai menghilang. Setelah 3 jam perjalanan, akhirnya kami kembali menjejak kan kaki di tanah. Alhamdulilah pengalaman via ferrata pertama ini berhasil, dan kami semua selamat.

Dengan hanya mengeluarkan biaya 150rb/orang. Pengalaman ini merupakan pengalaman berharga dan tak terlupakan bagi kami sekeluarga. Bagaimana alam dapat mempersatukan kami, membuat kami bergerak bersama, maju bersama, memberikan semangat satu sama lain. Anak-anak tanpa disangka sangat menyukai kegiatan ini. Dan kami berencana untuk mengulangi nya kembali.  Jadi silakan Anda pilih kegiatan yang menyenangkan bersama keluarga, yang dapat memberikan efek kedekatan yang tak telupakan. Dan itu tidak harus selalu mahal, yang penting kreatif mencari kegiatan terbaik.

Share this post

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print