Previous
Next
artikel-1200x1200

Generasi Milenial : Berubahnya Cita-cita Anak

Ayah dan Bunda, kali ini kita membahas mengenai cita-cita, tentunya jika mengingat masa kecil pasti kita semua memiliki cita-cita yang bermacam-macam. Pertanyaan mengenai cita-cita pun tidak  pernah luput untuk ditanyakan baik di sekolah maupun dituliskan dalam pengisian buku diary semasa SD. Tidak hanya itu, semasa kecil kita juga menjumpai beberapa profesi yang populer atau familiar jika ditanyakan “kamu kalau sudah besar mau jadi apa?” inilah beberapa profesi yang sering disebutkan seperti: dokter, pilot, polisi dan lainnya yang dianggap menarik dan familiar bagi anak-anak.  Dari beberapa profesi yang menjadi pilihan anak berarti mengandung unsur “keren” baik secara pekerjaan ataupun penampilan yang gagah atau cantik dan menarik.

Namun, kita bandingkan dengan anak-anak kita dimasakini atau yang sering disebut dengan “anak jaman now”. Melalui perkembangan teknologi seperti internet, gadget, dan juga perubahan gaya hidup yang jauh lebih modern ternyata hal ini juga ikut mempengaruhi pola berpikir dan ketertarikan anak-anak jaman sekarang. Perkembangan beberapa media sosial seperti instagram, dan youtube setiap orang dapat dengan bebas mengekspresikan diri melalui unggahan foto dan juga video atau yang lebih dikenal dengan vlog. Kemunculan orang-orang populer melalui media sosial berdasarkan unggahan foto dan juga video yang menarik perhatian dan dengan singkat menjadi populer di kalangan masyarakat dengan sebutan “selebgram” untuk instagram, dan “youtuber/vlogger” untuk youtube.  Kemudahan mengakses dan mengunggah melalui internet membuat anak-anak usia sekolah saat ini menggandrungi para selebgram dan juga vlogger, dan saya yakin hal ini bukan menjadi hal yang baru bagi kita orang tua.

Saya sempat memberikan pertanyaan kepada beberapa anak usia sekolah (SD) yang saya jumpai “kalau sudah besar mau jadi apa?”, saya mendapati tidak sedikit anak yang memberikan jawaban “youtuber” hal ini membuat saya tertarik untuk menggali lebih dalam mengenai cita-cita tersebut. Ternyata demam selebgram dan juga youtuber saat ini sudah menjangkau kalangan anak-anak usia sekolah, mereka menganggap bahwa instagram dan youtube menjadi media yang memberikan banyak informasi yang update. Terlebih lagi sosok “selebgram” dan juga “youtuber/vlogger” juga memiliki daya tarik tersendiri bagi follower-nya. Hal yang paling mengejutkan adalah beberapa anak yang berpendapat bahwa menjadi selebgram dan youtuber merupakan pekerjaan cukup menjanjikan karena penghasilan yang diperoleh melalui iklan atau mengiklankan barang “endrose”. Beberapa anak perempuan juga memiliki cita-cita sebagai beauty vlogger atau make up artist . Wow, ternyata perubahan jaman membuat perbedaan yang amat drastis ya khususnya sudut pandang anak-anak yang mulai bergeser. Tidak hanya itu, gaya penampilan dan pola pikir anak pun mulai berubah menjadi lebih dewasa dibandingkan dengan usianya (psst.. nanti ditulisan berikutnya akan kita bahas ya Ayah, Bunda).

Namun,  tidak hanya itu ternyata ada beberapa hal lain yang juga tidak kalah menarik adalah cita-cita sebagai atlet. Ya, betul profesi ini menjadi menarik karena dampak kegiatan ASIAN Games 2018 kemarin dengan mengakses informasi melalui sosial media membuat beberapa jenis olahraga menjadi lebih populer seperti: panjat tebing, panahan, dan juga senam yang menjadi favorit anak-anak. Beberapa sekolah pun membuka cabang ekstra kulikuler olahraga baru yang menjadi minat baru anak-anak. Hal ini menjadi bukti bahwa perubahan jaman membuat pola pikir dan gaya hidup anak-anak kita menjadi berbeda dengan kita. Tentunya, kita sebagai orangtua harus tetap memiliki kewaspadaan bagi generasi milenial, dengan kemajuan teknologi dan kemudahan dalam mengakses informasi membuat anak-anak menjadi lebih canggih secara pengetahuan. Namun, tidak lupa tetap harus ada beberapa hal yang diluruskan atau diberikan penjelasan berkaitan dengan informasi yang disajikan melalui instagram dan juga youtube karena belum tentu semua konten yang disajikan dan ditampilkan memberikan dampak positif bagi anak-anak kita.

Share this post

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print