Previous
Next
JANGAN-PUNYA-ANAK-dengan-JARAK-3-TAHUN--1200x798

JANGAN PUNYA ANAK Dengan JARAK 3 TAHUN !

Hampir semua orang selalu mengatakan hal di atas, katanya kalau punya anak dengan jarak kelahiran 3 tahun. Repot. Mahal biaya uang masuk sekolahnya. Nanti kakak nya masuk SMA, adik nya masuk SMP. Kakaknya masuk SD adik nya masuk playgroup. Biaya nya double !

Sebenarnya apabila kita sudah siap punya anak lebih dari 1, artinya sudah harus siap secara mental, psikologis, dan keuangan. Walaupun jaraknya tidak 3 tahun, tapi  orang tua nya tidak mempersiapkan biaya sekolah jauh-jauh hari, ya sama saja efek nya. PANIK

Mengatur jarak kehamilan, sudah pasti dianjurkan oleh dokter kandungan. Dari segi kesehatan ibu, kesiapan rahim dan sebagainya. Tapi karena saya seorang financial planner, maka yang akan saya bahas dari sisi keuangannya saja ya …

Kelebihannya :

  1. Masih bisa bermain bersama, jadi biaya lebih irit. Karena pergi ke satu tempat rekreasi yang sama, adik dan kakak masih bisa menikmati permainan nya. Apabila jarak nya sudah terlalu jauh, mau tidak mau kita harus pergi ke dua tempat yang berbeda. Karena pasti kesukaan nya sudah berubah dan tidak bisa dipaksakan untuk bermain bersama.
  2. Baju-baju bayi kakak masih bisa dipakai adik. Karena itu saya selalu memlih warna dan model yang netral. sehingga baju bayi dari sejak newborn s.d 1 tahun, apabila jenis kelaminnya berbeda pun, masih bisa diturunkan ke adik nya.
  3. Baju/ sepatu kakak masih bisa dipakai adik (apabila jenis kelamin nya sama). Jarak tiga tahun, baju masih bisa disimpan, model nya belum berbeda jauh. Sehingga biaya membeli pakaian bisa dihemat
  4. Mainan dan perlengkapan bayi kakak masih bisa dipakai adik.
  5. Buku pelajaran/ berkas ujian kakak bisa diturunkan ke adik. Kakak pun masih bisa jadi pengajar buat adik, karena masih ingat pelajaran nya.
  6. Kalau kita hitung secara detail dan terperinci, biaya penghematan yang dapat kita lakukan karena jarak yang lumayan dekat ini, lumayan sekali lho

Kelemahannya :

Semua orang bilang, kelemahan utama jarak anak 3 tahun, adalah biaya sekolah. Tapi menurut saya ini bukan kelemahan. Apabila kita mempersiapkan sejak jauh hari. Karena kita sudah tahu sejak kita hamil, kemudian melahirkan. Kita sudah bisa menghitung kapan anak kita akan masuk PG, TK, SD, SMP sampai jenjang kuliah. Dan standard usia masuk jenjang sekolah pun sudah umum. Jadi persiapan uang sekolah, sudah dimulai sejak kita merencakan pernikahan dan kehamilan. Kalau pun kita berencana untuk memiliki anak kedua. Hal yang sama sudah diperhitungkan juga, sejak kehamilan.

Pengalaman saya pribadi, jarak antara anak pertama dengan kedua adalah 3,5 tahun. Tapi karena anak kedua saya lahir di bulan Januari, maka untuk urusan sekolah jadi mundur. Sehingga bisa dibilang jarak nya adalah 4 tahun. Kalau dilihat dari potensi masalah bentrok urusan biaya sekolah, sepertinya tidak ada ya. Tapi kenyataannya, ada saja. Saya harus mengeluarkan uang masuk sekolah berbarengan. Karena kakak nya, saya putuskan pindah ke sekolah lain di saat anak saya kelas 3 SD. Pindah sekolah sama saja bayarnya seperti masuk sekolah baru. Hanya dapat potongan 10% saja. Kejadian ini berbarengan dengan adik nya masuk SD kelas 1. Jadi di tahun yang sama, saya keluar uang double. Untuk anak pertama pindah sekolah, dan anak kedua masuk SD kelas 1.

Tahun ini, kejadian bayar double uang sekolah terjadi lagi. Antara anak pertama yang mau masuk jenjang SMP. Dengan anak ketiga. Padahal jarak nya 9 tahun lho! Jauh banget yaa … kenapa bisa? Karena anak ketiga saya, harus saya masukkan ke kelas toddler di umur 2 tahun. Niat awal nya, mau mulai sekolah  di usia 3 tahun saja. Tapi saat melihat antrian dan kapasitas penerimaan siswa playgroup yang sangat sedikit, akhirnya saya putuskan masuk sejak toddler saja. Agar jaminan masuk playgroup dan TK nya pasti. Karena di daerah dekat rumah saya, pilihan sekolah bagus sangat minim. Jadi jarak 9 tahun pun, potensi biaya uang sekolah double bisa terjadi ☺

Memiliki anak kedua/ ketiga/ keempat adalah pilihan. Dan mungkin memang itulah rejeki yang diitipkan oleh Allah SWT kepada kita. Mengatur jarak kehamilan penting, tapi apabila sudah diatur tetap juga jarak nya 3 tahun. Jangan sedih, karena menurut saya jarak kelahiran 3 tahun bukan masalah utama. Yang harus dilakukan dalam setiap kehamilan, kelahiran dan memiliki anak adalah persiapan mental, spiritual dan finansial orang tua nya. Selama ketiga hal ini disiapkan jauh-jauh hari, insyallah tidak akan jadi masalah besar.

Share this post

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print