Previous
Next
Rayi-Tanjung-Sari-1200x1200

KENALAN, YUK : Rayi Tanjung Sari

Psikolog anak adalah profesi yang paling dekat dengan keseharian Taman Main Petualang dan Taman Main Daycare. Nah, sejak awal muncul, psikolog anak ini-lah yang kerap menulis artikel mengenai tumbuh kembang si kecil di website dan media sosial.

Namanya Rayi Tanjung Sari. Biasa dipanggil Rayi, dan kini sedang hamil besaaaar. Jadi, sayang sekali, Januari ini adalah bulan terakhir kita semua bisa menikmati artikel-artikel ciamiknya di Taman Main Petualang. Tapi enggak apa-apa dong kalau kita kenalan dulu, ya. Siapa tau kapan-kapan ketemu dijalan kan bisa tegur sapa.

Perempuan yang kini usianya 30 tahun ini pengalaman kerjanya juga sudah cukup banyak melalangbuana di dunia anak. menjadi psikolog di berbagai tempat, menulis artikel, dan tentunya aktif di tempat bekerjanya; PION Clinician. Sebuah klinik psikologi anak yang menyediakan layanan jasas klnisian seperti psikolog, praktisi terapi dan konselor.

Selain itu, Ibu Rayi juga aktif di Theraplay Indonesia, yang aktif memberikan pelatihan juga jasa terapi bagi berbagai kalangan dari keluarga-keluarga yang membutuhkan, dengan menerapkan cara theraplay yang menyenangkan itu. Tak heran, sebab memang lulusan Profesi Psikolog Klinis Anak dari Universitas Indonesia (UI) ini sudah bercita-cita menjadi psikolog anak sejak SMA, lho.

“Sejak dulu memang sangat suka dengan dunia anak-anak, senang sekali berinteraksi dengan anak kecil. Lalu saat SMA, melihat artikel di majalah tentang profesi Psikolog Anak dan langsung merasa sepertinya ini pekerjaan yang tepat untuk saya.

Selulusnya dari SMA, langsung mendaftar di Fakultas Psikologi dan sejak masuk kuliah S1, saya sudah yakin akan melanjutkan pendidikan profesi psikolog klinis anak. Ternyata memang benar, saya sangat menyukai bidang ini dan senang bisa membantu orang lain, serta tentunya selalu berinteraksi dengan anak-anak,” ujarnya semangat.

Eh tapi ternyata, calon ibu yang hobi nya menonton film ini masih punya cita-cita yang ingin diraih. Apa sih bu? “Ingin sekali melanjutkan Pendidikan untuk mendapatkan sertifikasi di Theraplay dan kepingin banget punya coffee shop kecil,” katanya. Hehe asyik juga ya, apalagi kalau di coffeshop nya ada pojok main anak-anak. siapa tahu bisa jadi bagian dari memori kids jaman now di masa depannya.

Seperti kenangan kecil ibu Rayi yang ketika SD-nya sering bermain tembak-tembakan berdua dengan ayah. “Kami berdua seringkali melakukannya di dalam rumah hingga ke halaman rumah,” ungkapnya. Kenangan yang selalu berhasil membuat tersenyum hingga kini ya bu?

Terima kasih banyak sudah berbagi artikel-artikelnya dengan kami. Tentu akan menjadi sebuah kenangan super manis buat kami semua disini. Semoga sehat selalu ibu dan bayinya ya bu Rayi..

Share this post

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print