Previous
Next
Table-Dehidrasi-01-768x544

KENALI GEJALA DEHIDRASI!

Biasanya, hal yang paling dikhawatirkan dari kejadian diare pada anak adalah; resiko terjadinya dehidrasi. Tapi sebenarnya apa sih yang disebut kondisi diare pada anak?

dr. Arifianto SpA, spesialis anak menjelaskan bahwa diare adalah produksi tinja yang lebih cair dibanding biasanya. Dan frekuensi BAB menjadi lebih sering pula. Umumnya, anak-anak mengalami BAB tidak mencapai tiga kali sehari sehingga frekuensi lebih dari tiga kali sering digunakan sebagai patokan diare meskipun tidak selalu.

Diare, bukan penyakit yang bisa disepelekan, meski bisa diobati dan dicegah. WHO bahkan mencatat diare sebagai penyebab nomor dua kematian pada anak di bawah usia lima tahun.

Nah, diare ini mengancam nyawa dan berisiko menyebabkan kematian karena potensi dehidrasi dan kekurangan elektrolit, serta mal nutrisi.

Tapi diare bisa dicegah, kok. Cara terbaik pencegahan diare adalah dengan:

  1. Berikan ASI eksklusif selama 6 bulan. Bayi-bayi yang mendapatkan ASI eksklusif terbukti jarang mengalami diare akut pada 6 bulan pertama kehidupannya, dan sesudahnya.
  2. Cuci makanan dengan baik sebelum dimasak dan masak hingga benar-benar matang.
  3. Selalu mencuci tangan sebelum mengolah atau bersentuhan dengan makanan dan menyentuh bayi.
  4. Berikan imunisasi rotavirus dan campak sesuai jadwal.

Yuk biasakan bawa bekal sendiri dan bawa bekal untuk anak, agar makanan terjamin kebersihan dan keamanannya.

Share this post

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print