Previous
Next
sep-web-3

KOK BAU BAYI NGANGENIN SIH ?

Kalau ibu-ibu pada ngobrol nih, biasanya tercapai kesepakatan soal aroma bayi yang super ngangenin! Padahal bayi si A dipakein minyak telon, bayi B gak pake wangi-wangian bayi, bayi C juga merk kosmeik bayinya berbeda –  tapi kenapa pada umumnya semua bayi baunya enak dan ngangenin ya? Sampai OLShop langganan di instagram ngeluarin parfum gambar bayi dengan promosi “wangi aroma bayi”

Ada gak sih penelitian ilmiah soal bau-bau an ini? Apa sugesti kita sebagai orangtua yang membuat bau bayi tercium khas dan ngangenin?

“Salah satu teori menyebutkan bahwa bau tubuh bayi datang dari senyawa kimia yang dikeluarkan dari kelenjar keringat bayi,” kata George Preti, PhD, ahli kimia analitik dari Monell Chemical Senses Center, Philadelphia. Karena senyawa ini hanya bertahan beberapa minggu, ada kemungkinan dipengaruhi oleh metabolisme bayi.

Metabolisme bayi sendiri berubah ketika ia mulai makan dan minum, dan tidak lagi mendapatkan makanannya dari tali pusat yang menghubungkannya dengan sang ibu. Nah otomatis bau bayi akan berubah juga setelah mereka mulai makan dan minum selain ASI ya..jadi bau apa ibu-ibu? Baukkkk aceeeemmmmm

Bau khas tubuh bayi tersebut berasal dari vernix caseosa, sejenis lemak putih yang melapisi kulit bayi baru lahir. Lemak ini fungsinya melindungi tubuh bayi agar tidak kedinginan saat dikeluarkan dari tubuh ibunya. Saat baru lahir, lapisan tersebut biasanya langsung dibersihkan, tetapi menurut Preti aromanya masih akan tertinggal pada kulit.

Nah, selagi masih bayi puas-puasin deh ndusel-ndusel dan meluk si kecil. Bau bayi ini bisa juga berfungsi menenangkan Ibu disaat lagi kangen. Hmmm, selamat kruntelan sama si kecil!

Share this post

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print