Previous
Next
Makan-Itu-Belajar-Jadi-harus-Menyenangkan

Makan Itu Belajar. Jadi harus Menyenangkan!

Tunjuk tangan deh, siapa yang dulu di sekolah suka dipukul penggaris kalau kukunya panjang? Atau menghabiskan jam pelajaran dengan duduk dan mencatat isi buku? Bandingkan dengan ibu guru hangat, yang mengajak murid-murid melingkar dan menjabarkan pelajaran matematika dalam bentuk cerita? Cara belajar yang mana yang lebih menyenangkan?

Memberi makan bayi

Hal yang sama terjadi pada proses memberi makan bayi. Yuk kita sama-sama membayangkan rasanya menjadi bayi. Setelah enam bulan pertama ia hanya minum susu, lalu tiba-tiba ia menerima makanan pertamanya. Rasa yang berbeda, tekstur yang berbeda, dan proses masuk ke mulut yang juga berbeda dari susu. Kaget? Pasti.

Menolak? Belum tentu. Karena tidak semua orang menolak belajar membaca atau berhitung, lho. Apa yang membedakan? Cara. Iya, tentu saja. Bukan, bukan cara BLW atau spoon feeding. Cara yang menyenangkan. Apa sih yang paling menyenangkan untuk bayi? Kehangatan, senyuman, bercanda, bermain, ya kan?

Mulai dengan kehangatan

Psikolog dari klinik Rainbow Castle, Devi Sani M.Psi juga mengatakan bahwa hal penting yang wajib diingat ketika memberikan anak makan adalah membangun suasana yang hangat, maka proses belajar akan terjadi lebih baik. Ketika proses yang dilakukan kaku apalagi negatif, proses belajar sulit terjadi. Nah, sama kan dengan belajar matematika?

Iya, sebab makan itu adalah belajar, untuk bayi. Mengenal hal baru dan beradaptasi dengannya tidak selalu mudah buat semua orang, begitu juga bayi. Kalau sejak awal, tambah Devi, mengenalkan makanan sudah dimarahi berulang kali dan sering, tentu anak akan membangun pemikiran negatif tentang makan dan menghindarinya.

Mengenal anak secara penuh

Jadi bagaimana cara paling menyenangkan? Tentu diawali dengan mengenal anak secara penuh. Ketika kita telah membangun koneksi sejak awal anak terlahir ke dunia, menjadikan ia sebagai bagian dari hidup kita, mengobservasinya dengan tidur Bersama, memerhatikan setiap gerakannya, belajar memahami tangisannya, dan memenuhi setiap kebutuhan bayi, tentu saja kita-lah yang paling memahami, apa yang diinginkannya.

BLW atau spoon feeding?

Cara apapun, baik Baby Led Weaning atau spoon feeding, bisa jadi hal yang paling baik untuk seorang bayi, jika memang itu yang cocok dengannya. Setiap anak kan beda-beda ya, kalau anak tetangga lahap makan dengan BLW, ya belum tentu anak kita juga lahap dengan Teknik yang sama.

Maka, Teknik apapun yang akan diterapkan, tips penting-nya adalah;

  1. mengenal anak,
  2. memerkenalkan makanan dengan kehangatan dan penuh kegembiraan,
  3. memberikan sepenuh waktu tanpa gangguan ponsel atau televisi, ketika belajar makan
  4. sabar, tenang dan konsisten
  5. intinya? Dengarkan apa kata hati kita, dan apa kata hati anak.

Share this post

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print