Previous
Next
20-agust-12.00-Tulisan-Dr.-Apin-abyi-belekan-1200x1200

Mata bayi baru lahir belekan? Obatnya bukan ditetes ASI yaaaa…

By: dr. Arifianto Sp.A

“Ih bayinya belekan tuh, ditetesin pake ASI aja!!” atau “Dijilat pakai ludah basi, pasti sembuh!”

Duuuh…masa iya sih?

Hehe dr Arifianto Sp.A pernah lho membahas soal ini. Jadi, katanya, kalau tiba-tiba mata bayi tertutup rapat saat bangun tidur dan penuh dengan kotoran mata, atau produksi kotoran mata menjadi lebih banyak tanpa sebab, atau kedua mata lebih banyak berair; tentu saja tanpa disertai mata merah, adalah hal umum yang biasa dijumpai pada bayi di bawah satu tahun.

“Lebih dari 90 persen-nya mengulang dengan sendirinya saat berusia satu tahun tanpa tindakan khusus,” kata Dokter Apin. Ini, Namanya sumbatan kelenjar air mata.

Penyebabnya apa sih?

Awalnya, disebabkan oleh sistem aliran air mata yang belum terbentuk sempurna saat bayi lahir (dakriostenosis) dan dalam perjalanannya mengalami sumbatan oleh penyebab yang tidak jelas.

Penyebab lainnya yang dialami mayoritas bayi baru lahir adalah saluran air mata yang terlalu sempit.

Umumnya, gejala-gejala timbul sejak baru lahir sampai usia dua belas minggu, antara lain mata yang banyak berair meskipun tidak menangis (epifora) dan mata tertutuo kotoran yang lengket saat bangun tidur.

Nanti hilang sendiri, kok

Umumnya, keadaan ini akan menghilang sendiri atau dibantu dengan melakukan pijatan halus pada daerah saluran air mata oleh orang tua di rumah.

Caranya; lakukan pijata lembut menggunakan kedua ibu jari, yang bergerak mulai dari pinggir hidung di sisi sudut mata ke bawah, menyusuri sisi hidung. Gerakan ini dapat dilakukan berulang kali dalam sehari. Jangan lupa mencuci tangan sebelum melakukan pijatan pada bayi.

Harus ke dokter, kalau..

Nah, tetapi, jika mata terus-terusan berair meskipun tanpa tanda-tanda infeksi (mata merah) atau sudah terjadi infeksi yang ditandai dengan mata merah, ada nanah atau bengkak, harus konsultasi ke dokter ya. Eh, bukan dokter online, tapi datang ke dokter dong ayah dan bunda.

Sebab, jika infeksi terjadi, dokter akan meresepkan antibiotic tetes atau salep mata. Jika tidak ditangani segera, dikhawatirkan akan terjadi abses yang membutuhkan tindakan pembedahan.

Oh iya, bila mata terus-terusan berair sampai bayi berusia enam sampai delapan bulan, harus konsultasi ke dokter mata ya untuk dilakukan pembedahan.

Share this post

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print