Previous
Next
Mencegah-puser-bodong-dengan-koin

Mencegah Puser Bodong Dengan Koin

Salah satu mitos yang masih rame di kalangan bu ibuk sekarang adalah MENCEGAH PUSER BODONG. Cara paling umum adalah dengan menempelkan uang koin diatas lokasi pusar sejak puput pusar. Meski ada juga alat yang disebut umbilical truss dan dijual di beberapa baby shop, tujuannya untuk mencegah pusar menonjol keluar a.k.a BODONG.

Kan jijik ya, karena uang koin pastinya menyimpan banyak bakteri, ya iyalah, berpindah tangan dari satu orang ke orang lain bahkan sampai ribuan kali. Eits, tunggu dulu, selalu ada cara. Sekarang, uang logam tersebut dibungkus rapi dalam lipatan kassa dan ditempelkan dengan plester micropore.

Ah, apa iya sih? Memangnya puser bayi bisa bodong kalau ditempel koin? Kalaupun memang iya bodong, trus kenapa? Apakah hal ini berpengaruh pada sesuatu di masa depannya?

Ternyata enggak sih ya. Dari pengalaman kami mengobrol dengan para orang tua, kebanyakan buibuk yang mendapatkan informasi ini secara turun temurun dari ibu dan neneknya, dan rata-rata mengungkapkan bahwa “Enggak mau puser bodong karena kelihatan jelek. Apalagi kalau anak perempuan!”

Nah, untungnya Dr Arifianto SpA, dokter anak yang setiap tiga bulan sekali melakukan kunjungan dan memeriksa kesehatan anak-anak Taman Main, membantah semua itu.

“Bu, sekarang bukan jamannya lagi pake koin seribu atau gopek untuk puser bodong. Ini tahun 2016. Sekarang pakainya uang 100 ribu. Beberapa lembar. Ditempel mengelilingi perut bayi. Biar kuat dan mantep! Jangan kalah sama teknik penggandaan uang,” katanya. Hal ini bahkan ditanggapi serius oleh seorang ibu.

Hingga akhirnya Dokter yang lebih akrab dipanggil Dr Apin ini, menjelaskan bahwa Puser bodong atau hernia umbilikalis bisa dialami oleh 10-20 persen bayi baru lahir, dan masih tergolong wajar. Seiring waktu, tanpa diapa-apakan, akan hilang sendiri.

“Nggak jadi bodong lagi. Nggak perlu ditempel koin. Hernia umbilikalis umumnya hilang saat anak berusia 1-2 tahun. Jika sampai berusia 4 tahun atau lebih belum menghilang, baru dipikirkan tindakan pembedahan,” katanya. Namun, ada saatnya ayah dan bunda harus khawatir juga sih, menurut Mayoclinic (http://www.mayoclinic.org/…/…/basics/definition/con-20025630) gejala bahaya yang perlu diperiksa lebih lanjut, ketika anak mengalami hernia umbilikalis dan mengalami muntah, terlihat kesakitan, dan ‘bodong’nya itu terlihat lebih membengkak dan atau berubah warna.

Dokter Apin juga mengatakan hal serupa, “Ibu hanya perlu khawatir kalau ada tanda-tanda: anak tampak kesakitan di lokasi bodongnya, dan pusar jadi kemerahan, bengkak, dan nyeri saat disentuh. Segera ke dokter jika menjumpai kondisi ini.”

Kalau tidak ada gejala bahaya seperti itu, ayah dan bunda tak perlu khawatir ya.

Share this post

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print