Previous
Next
Pemberian-Reward-pada-anak-perlukah

Pemberian Reward pada anak, perlukah?

Tentu perlu! imbalan diberikan orangtua untuk anak sebagai reaksi penghargaan atas usaha yang sudah dilakukan anak. Apa saja imbalan yang bisa diberikan kepada anak? Ternyata imbalan tidak melulu soal uang/hadiah loh, yuk kita simak apa saja bentuk imbalannya

  • Sentuhan

Memberikan sentuhan/pelukan atau tepukan kepada anak sebagai imbalan atas proses sudah dia lalui. Memeluk anak setelah proses sirkumsisi tentu lebih dibutuhkan, dibandingkan memberinya nitendo keluaran terbaru lho.

  • Pujian

Selalu ingat untuk memberikan pujian yang konkrit dan relevan atas proses, bukan tergantung akan hasil. “Ibu bangga kakak berhasil mengatasi rasa takut gelap kemarin, nanti malam kita coba lagi tidur dengan lampu dimatikan ya”

  • Waktu

Beri waktu luang kita untuk menemani anak, setelah ia melalui sebuah proses yang dianggap sulit. Misalnya : menemani anak menenangkan diri setelah ia maju lomba menyanyi di panggung

  • Bantuan dari orang tua

Jangan segan untuk terlibat membantu anak menyelesaikan sesuatu, karena anak-anak punya batas kemampuan. Kenali anak dan tentukan kapan anda harus turun tangan memberikan bantuan

  • Hadiah

Siapa yang tidak senang diberi hadiah? Nah yang perlu diingat konsep pemberian reward kepada anak dalam bentuk hadiah, nilainya tidak boleh “mahal”. Kenapa? Karena hadiah yang nilainya mahal, akan membuat anak mengejar tujuan sikap sebagai alat mendapatkan reward, saying kan? Keinginan orangtua agar kesadaran bersikap baik tumbuh dari diri anak, namun karena melihat reward yang wah dan mahal, anak anak berbelok niat deh..

Share this post

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print