Previous
Next
Penanganan-pertama-cedera-anak-Patah-Tulang

Penanganan pertama cedera anak (Patah Tulang)

Anak-anak memang berada pada usia aktif, yang seringkali melakukan hal-hal beresiko. Kadang, bisa saja hingga cedera patah tulang. Namun, apa sih sebetulnya patah tulang, dan bagaimana membedakannya dengan keseleo?

Perbedaan patah dan keseleo

Jadi, patah tulang atau fraktur terjadi, khususnya setelah anak terjatuh. Kondisi ini dicurigai jika terdengar bunyi patah saat terjadi benturan/cedera/trauma. Seringkali pun terlihat dengan adanya bengkak dan nyeri di lokasi benturan, bahkan ada anggota tubuhh yang sulit digerakkan.

Nah, sementara kalau keseleo biasanya jejas yang terjadi pada otot akibat terlalu direnggangkan. Atau, regangan/robekan pada ligament (jaringan yang menghubungkan dua tulang) atau bisa juga tendon (jaringan yang menghubungkan otot dan tulang).

Gejalanya, antara lain; nyeri di sendi atau otot, bengkak dan memar, tampak merah dan lebih panas di lokasi jejas, dan kesulitan menggerakkan daerah yang sakit. Kondisi ini lebih sering terjadi pada remaja, dibandingkan dengan anak-anak.

Kapan harus khawatir dan membawa anak ke dokter?

Patah tulang

  1. Lepas pakaian yang menutupi lokasi yang dicurigai patah. Jika dicurigai ada patahan tulang yang menyembul keluar dan mengeluarkan banyak darah, segera tekan dengan kain sampai perdarahan berhenti.
  2. Kompres darah yang dicurigai mengalami patahan tertutup dengan es yang dibungkus kain
  3. Jangan gerakkan anggota tubuh yang dicurigai patah, apalagi kalau tulang leher atau punggung karena resikonya bisa mencederai syaraf dan berakibat lumpuh. Tentu saja kecual bila anak berada di lokasi yang berisiko membahayakan nyawanya. Seperti di jalan raya
  4. Kalau memungkinkan, pasang bebat dan bidai –misalnya dari kayu atau papan—yang panjangnya melingkupi sendi di atas dan di bawah lokasi patahan.

Keseleo

  1. Lokasi yang luka terasa amat nyeri jika digerakkan atau tersentuh
  2. Terasa baal atau mati rasa
  3. Ada bagian tubuh yang tampak tidak simetris
  4. Mengalami infeksi
  5. Kondisi tidak membaik setelah 5-7 hari

APA YANG HARUS DILAKUKAN JIKA ANAK KESELEO?

  1. Hentikan kegiatan yang sedang dikerjakan saat itu juga
  2. Lakukan RICE segera:
  • R: Rest – istirahatkan daerah yang keseleo, kecuali tidak terlalu nyeri.
  • I: Ice – Bungkus es batu, atau kompres dingin di daerah yang sakit. Lakukan 20 menit sehari, 4-8 kali sehari.
  • C: Compression – bebat lokasi yang sakit dengan perban selama minimal 2 hari.
  • E: Elevation – tinggikan lokasi yang sakit di atas batas jantung, untuk mengurangi bengkak.

3. Anak boleh minum parasetamol/ibuprofen untuk mengurangi nyeri

Share this post

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print