Previous
Next
def pic

PESAN IBU KARTINI


“Apalah gunanya pemerintah memaksa orang laki-laki menyisihkan uang, kalau isteri-isteri mereka yang menyelenggarakan rumah tangga tidak mengenal tentang nilai uang?”

Sulastin Sutrisno, Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya  

Kalimat di atas adalah salah satu quotes yang terdapat di dalam surat Kartini : Renungan tentang dan untuk bangsanya, dituliskan oleh Sulastin Sutrisno. Selama ini, quotes yang selalu saya ingat adalah habis gelap terbitlah terang. Ternyata Kartini pada jaman nya telah begitu cerdas, berwawasan tinggi dan menciptakan quotes tentang keuangan. Kartini memahami betul bahwa seorang istri memiliki peran penting dalam keuangan rumah tangga. Karena istri yang hanya bisa menghamburkan uang suami, maka hasil jerih payah suami bekerja selama sebulan penuh hanya akan sia-sia. Dan apabila ada istri yang mengeluh dan kesal karena sang suami tidak mau memberikan gaji nya pada istri, coba tanyakan pada diri sendiri. Apakah kita sebagai istri sudah bisa mendapatkan kepercayaan untuk mengelola gaji suami? Kepercayaan itu tidak diberikan dengan mudah, tapi harus diraih dan dibuktikan.

Memperingati hari Kartini, saya ingin mengingatkan kembali para istri jaman sekarang mengenai pesan Kartini ini. Bahwa peran seorang istri di dalam rumah tangga, sangat lah besar. Peran seorang direktur keuangan rumah tangga adalah benar adanya, namun untuk menjadi seorang direktur ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, antara lain adalah :

  1. Jujur dapat dipercaya

Artinya sebagai seorang istri, dalam mengelola keuangan harus jujur, terbuka, tidak boleh menutup-nutupi, transparan. Sehingga akan mendapatkan kepercayaan dari pasangan dalam mengelola keuangan keluarga.  

  1. Memiliki ilmu perencanaan keuangan dasar (mau belajar)

Karena ilmu mengatur uang tidak dipelajari di bangku sekolah, maka sebagai ibu cerdas, mulai lah belajar dan menerapkan nya dalam pengaturan keuangan keluarga

  1. Rajin mencatat pengeluaran rumah tangga

pencatatan tidak perlu dilakukan setiap hari selama 365 hari, hanya perlu membuat budget bulanan, dan budget itu dipakai sebagai patokan selama 1 tahun

  1. Membuat laporan keuangan rumah tangga

Sebagai seorang direktur tentunya ada kewajiban membuat laporan, tujuannya untuk melakukan review dan juga memberikan pertanggungjawaban kepada suami.

  1. Memahami beragam produk keuangan dan produk investasi

Sebagai seorang direktur keuangan rumah tangga, uang tabungan/ investasi harus ditempatkan pada produk keuangan yang tepat. Dengan banyak nya pilihan produk saat ini, maka seorang istri harus dapat memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing produk. Jangan sampai tergiur dan salah memilih produk, misal investasi bodong. Sehingga mengakibatkan uang keluarga hilang

  1. Menjalin komunikasi yang baik dengan pasangan

Tanpa adanya komunikasi, maka perencanaan keuangan keluarga, tujuan dan mimpi keluarga, pembicaraan persiapan dana Pendidikan anak, rencana liburan bersama, rencana memiliki rumah, akan sulit diwujudkan.

Selamat hari Kartini untuk semua wanita, istri, ibu di Indonesia. Semoga cita-cita Kartini untuk mewujudkan kaum perempuan cerdas, dapat kita mulai dengan menjadi cerdas secara keuangan. Dan dapat melakukan perubahan untuk kondisi keuangan keluarga yang lebih baik.

Parenting is easy when you never stop learning

Share this post

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print