Previous
Next
Papa-R

RENDA BHAKTICAKSA- Popi R

#MenjadiAyah buat saya, artinya memahami benar, bahwa anak itu seperti botol. Dan orang tua adalah airnya. Kita yang harus fleksibel menyesuaikan diri dengan bentuk botol tersebut. Iya, yang terpenting adalah memahami anak sendiri.

Di mata Popi, peran ayah itu apa saja dalam dunia parenting?

Nah, Kalo ini, saya ngeliatnya dari contoh ayah saya yang family man banget. Sesibuk apapun kakeknya R ini, bahkan meeting sama direksi aja, ada telepon dari Popi pasti beliau minta izin keluar ruangan sebentar dan angkat telepon. Nanti akan ngasitau bahwa lagi sibuk, kalau kejadiannya enggak darurat. Ini hal yang kepingin saya terapkan ke R. Bapak yang selalu siap ngurusin anak itu terasaaaa sekali di hati Popi.

Pesannya bahkan mengena banget di hati; “Kerja sibuk kaya apapun, harus ngurusin keluarga. Inget aja, kalau kamu sakit, perusahaan tetap bisa jalan tanpa kamu. Tapi, keluarga akan pincang. Jadi utamakan keluarga.”

Jadi harus menjaga kesehatan ya, demi keluarga. Kalau soal pembagian tugasnya sendiri seperti apa?

Sebagai ayah kan sudah jelas, porsi nya di mata anak lebih sedikit ketimbang ibu nya. Pembagian tugasnya ya sudah jelas, momi menyusui R, dan itu aja udah besar banget, ditambah momi juga bekerja. Jadi, Popi ya harus bisa melakukan semuanya diluar menyusui. Semua tugas lainnya Popi yang handle. Dari bebersih rumah, ganti popok, mandiin, nyuapin, Popi bisa semua.

Keluarga kan tentang gotong royong, jadi jangan itung-itungan-lah.

Hal itu juga diajarkan dari kakeknya R, ya? Berarti peran kakek-nenek R cukup besar juga dalam pengasuhan R ya?

Ya, dari contoh baik dan pesan-pesan pengasuhan penuh kasih sayang. Tapi kalau pengasuhan secara teknis ya popi lakukan berdua momi aja. Kalau nurutin semua ya capek juga karena banyak wejangan yang bentuknya mitos. Untuk hal ini, kami saring banget. Selama make sense ya enggak apa-apa, kalau sudah enggak masuk akal ya enggak dilakukan.

Misalnya dulu waktu R lahir kan pesannya ari-ari harus dilampuin dll. Ya enggak selalu kami turutin, kalau di protes ya dijelasin aja baik-baik.

Jadi Teknik parenting untuk R, yang diterapkan Popi dan Momi adalah?

Menghargai proses bukan melulu hasil akhir. Kita siapkan aja yang bagus-bagus, dan memberi dorongan positif, karena yang penting anak happy dulu. Banyak ayah yang sudah menyerah duluan ketika mau terlibat dalam pengasuhan anak, karena kebanyakan aturan yang ngejelimet. Ini bikin parenting jadi susah. Padahal yang penting kan ayah-nya ada, dan menunjukkan sayang-nya ke anak.

Iya ya, jadi buat Popi parenting itu enggak susah?

Ya, susah-susah gampang. Sibuk memperdebatkan teknis parenting, biasanya yang bikin sulit. Padahal kan kita ngegedein anak, dan dunia anak itu sangat luas untuk diselami. Kalo saya bilang sih dunia anak itu unik. Inget-inget aja prosesnya bahwa kita semua hidup dari kecil sampai tua, akan tiba saatnya perilaku orang dewasa jadi balik lagi seperti anak kecil. Makanya yang penting sama-sama terbuka dan berbagi.

Lagipula, anak itu superhuman lho, jangan dianggap gak ngerti kalau di kasih tau. Bahkan dari di kandungan dia bisa diajak ngomong. Waktu R masih di perut, Popi sering bilang “Nanti lahirnya jangan hari macet, ya. Nanti lahirnya normal aja ya, biar murah…” eh bener deh, R lahirnya subuh-subuh dan normal.

Komunikasi dan memahami, ya?

Iya, buat Popi, anak itu seperti botol. Orang tua itu airnya. Maka, kita yang harus fleksibel dalam menjaga dan mengasuhnya. Orang tua harus mampu memahami anaknya, dan menyesuaikan diri dengan fase-fase pertumbuhannya. Toh sama ajalah, orang dewasa juga harus dipahami sebab kadang perilakunya masih kaya anak-anak.

Maka, bagi Popi, tanggung jawab mengurus anak itu enggak rumit ya?

Justru menyenangkan. Menurut Popi, main sama R itu detox-nya Popi. Dengan adanya anak, kita justru jadi belajar untuk sabar, karena harus menemani. Apalagi kalau anak lagi sakit. Penting banget untuk tetap sabar dan konsisten dalam mengurus anak.

Harapannya untuk R, apa sih?

Hmmm..kalo buat keluarga, semoga tetap bisa saling melengkapi satu sama lain. Kalau untuk R, harapannya agar ia menjadi orang yang bermanfaat bagi banyak orang. Attitude yang baik, sebab moral itu penting banget buat Popi.

Sebagai manusia, penilaiannya based on moral dan kebaikan. Pesan Popi sih; Kalaupun mau nakal, habiskan di masa muda. Nakal boleh, goblok jangan. Artinya, harus ingat untuk selalu elegan bermoral tau etika. Jagalah kewarasanmu, hormati kegilaanmu. Konsisten dan konsekuen akan mengarahkan R untuk menjadi ahli dalam bidangnya.

Share this post

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print