Previous
Next
Sapih-botol-dot-1200x821

Sapih Botol Dot

Kapan sebaiknya bayi meninggalkan botol dot? Mulailah sejak usia 6 bulan, ketika bayi sudah mampu duduk tegak, meskipun dengan bantuan dan mendapatkan MPASI.

Alternatif lain untuk memberikan ASIP banyak lho caranya. Minum menggunakan “sippy cup” (gelas dengan ujung lancip yang langsung masuk ke dalam mulut), atau cangkir/gelas biasa, dan bisa juga berlanjut dengan berlatih menggunakan sedotan. Diharapkan saat berusia 1 tahun, bayi sudah tidak menggunakan botol dot sama sekali. Usia paling lambat yang tidak menggunakan botol dot menurut American Acedemy of Pediatrics adalah 18 bulan.

Cara efektif ‘melenyapkan’ dot

Mau pakai teknik apa untuk “menyapih” botol dot? Tentu saja kembali lagi pada keyakinan setiap orang tua sebagai pihak yang paling mengenal anak. sebab Teknik apapun tidak akan sesuai jika tidak cocok dengan karakter anak. namun demikian, ada beberapa cara yang umum digunakan:

  • Cold turkey; menyapih dengan paksa. Beritahu anak bahwa hari ini adalah hari terakhirnya menggunakan dot dan keesokannya, semua botol telah lenyap. Namun tentu saja, beberapa hari/pekan sebelumya sudah dikomunikasikan bahwa ia harus berhenti ngedot di waktu tertentu yang telah ditentukan
  • Bertahap; Misalnya dari empat botol sehari, maka salah satunya beralih ke gelas, sehingga botol dotnya hanya tiga kali sehari. Lalu berlanjut menjadi dua gelas per hari, dan hanya dua botol sehari. Seterusnya sampai selesai tanpa botol dot sama sekali.
  • Sediakan berbagai gelas, baik sippy/training cup ataupun gelas plastik biasa, dengan berbagai warna dan gambar menarik. Biarkan anak memilih sendiri mana gelas yang ia inginkan. Isi gelas juga bukan hanya susu saja, tetapi berbagai jenis minuman. Dan jika ada sedotan-sedotan dengan berbagai motif lucu dan menarik, penggunaannya bisa menambah ketertarikan anak untuk melupakan botol dot.
  • Encerkan susu yang ada di dalam botol dot, dan isi gelas dengan susu dalam takaran biasanya. Anak akan merasa susu di gelas lebih enak dibandingkan dengan susu di dalam botol dot.

Eratkan koneksi dengan anak

Namun hal terpenting yang harus diingat adalah komunikasi, tentunya. Perubahan sekecil apapun yang akan terjadi dalam hidup anak, jangan lupa untuk mengomunikasikannya dengan baik. Jangan pernah lupa juga untuk memberikan pujian spesifik, “Wah hari ini adek sudah bisa tidur enggak pake dot, sudah besar ya, hebat. Ibu percaya pasti adek bisa tidur nyenyak enggak pake dot setiap hari, deh..”

Dekatkan koneksi yang sempat merenggang, biarkan anak mendapatkan orang tua seutuhnya, berikan pelukan, ciuman, kedekatan, berikan kegiatan, bersenang-senang dengan anak. maka anak akan mencari orang tuanya untuk kenyamanan yang dibutuhkan, bukan botol dot.

Share this post

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print