Previous
Next
Asisten-Rumah-Tangga

Survive Tanpa ART!

Helper, atau asisten rumah tangga, adalah peran yang tidak bisa dibilang kecil di masa kini. Bener, gak? ketika semua orang satu rumah sibuk bekerja, keluarga besar pun tak bisa lagi menjadi andalan, maka keberadaan ART memberi tambahan nafas.

Tapiiii…ya karena yang butuh banyak, dan yang kepingin kerja rumah tangga jumlahnya makin sedikit (kalah sama yang minat kerja di pabrik), maka susaaaaaaaaah banget ya nyari ART.

Nah, setelah sempat mengobrol-ngobrol dengan beberapa bunda dan ayah yang di Taman Main, ternyata kebanyakan terbiasa dirumah tanpa helper. *tepukTangan* keren ya? Jadi, sudah biasa memang dirumah mengerjakan semuanya bekerjasama antara ayah dan bunda. Karena yang bikin kerjaannya biasanya si kecil, bukan begitu, benar? Hehehe..

Salah satunya adalah #ceritaBunda Alya satu ini. Mama dari F yang usianya 20 bulan, malahan sudah terbiasa dirumah tanpa ART sejak kecil. “Kalo ada ART tuh kayanya malah gak nyaman ya rasanya,” kata bunda Alya.

Nah, karena gak ada ART dirumah, maka bunda Alya memang harus pintar dan sigap dalam mengefektifkan waktu sebelum F bangun di pagi hari. Karena ayah harus berangkat ke kantor jam 7 pagi, maka kesibukan sudah berjalan sejak subuh dirumah keluarga F.

Dari membereskan barang yang harus dibawa, merapikan dan mencuci semua botol susu F yang akan dibawa ke daycare, dan sebagainya. Nah, lalu gimana kalo F bangun? “Ya udah aku cuci botolnya di daycare aja deh,” kata bunda Alya. Hehehe..

Yang penting seluruh waktu 24 jam itu dimanfaatkan dengan baik dan direncanakan dengan matang, katanya. Sebab, menjadi orang tua kan bukan Cuma perkara beberes rumah dan nyuci botol. Hehehe bener juga ya..

**

Maka itu, Bunda Alya pun ngasih tips yang seru deh kalo dirumah gak ada ART:

  • Kerjasama antara ayah dan bunda itu WAJIB hukumnya

Bahkan kata bunda Alya, papa F itu mau loh turun ke dapur buat masak. Wuiih…*tepukTangan*

  • Manfaatkan teknologi dong

Sekarang semua ada fasilitas online nya lho, kenapa juga harus sungkan. Banyak asisten online yang bisa bantuin kita, kalo sudah overwhelmed. Inget, yang utama  kan anak, jadi jangan karena rumah berantakan trus anak jadi gak boleh main dong..

  • Kalo masih bisa masak, memang lebih baik masak, biar hemat

Nah yang ini kalo beli emang boros banget, makanya kerjasama antar ayah dan bunda wajib banget. kadang support system lain seperti tetangga juga bermanfaat lho. Misalnya weekend, F main dirumah sebelah, lalu mama masak dan papa beberes rumah. Horee..

  • Laundry kiloan penyelamat kehidupan

Buat bunda Alya, menyetrika adalah pekerjaan paling bikin mumet. Ketimbang sibuk ngurus cucian dan setrikaan, lebih baik pergunakan jasa laundry kilo-an yang bahkan skarang bisa ditelepon untuk antar jemput cucian.

  • Efektifkan waktu sebaik mungkin

Ini pentingnya membangun pembiasaan pada anak, selain membuat anak disiplin, juga membuat ritme hariannya mudah terprediksi. Jadi orang tua bisa atur jadwal untuk beres-beres atau masak, betul?

  • Me time, bisa aja kok

Bunda Alya bilang, ada saatnya ia merasa capek sekali karena kerjaan, rumah dan sebagainya. Jadi, ia pernah mengambil cuti satu hari hanya untuk sendirian. F, diantar ke taman main, kemudian bunda menikmati satu hari miliknya. Boleh gak? kalo kata ibu Binky: wajib! Hehehe..

Makasih banyak ya bunda Alya sudah mau berbagi #CeritaBunda sama kami. Semoga bermanfaat!!

Share this post

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print