Previous
Next
27-agust-20.00-artikel-dari-ahli-psikolog-anak-Cecilia-Sinaga-working-mom-problem-membangun-ikatan-emosional-dengan-si-buah-hati-1200x1200

working mom problem : membangun ikatan emosional dengan si buah hati

Halo Bunda, sebelumnya saya sudah pernah membahas tentang memberikan ASI dan tentunya kita sudah tahu manfaat dari menyusui yang dapat meningkatkan ikatan emosional dengan anak. Menyusui tentunya menuntut keberadaan Bunda di dekat anak. Namun bagaimana dengan Bunda yang tidak berada di rumah alias working mom? Apakah dengan bekerja maka ikatan emosional menjadi tidak terbangun atau kualitasnya menjadi tidak baik?? Jawabannya tentu tidak, karena  ada banyak cara untuk membangun ikatan emosional dengan anak.

Saya sebagai Psikolog Anak tentunya akan terus bekerja dan memberikan pelayanan untuk masyarakat. Tetapi tidak dipungkiri hal  ini awalnya juga membuat saya khawatir “apakah anak akan kekurangan kasih sayang?”, “Apakah akan cukup perhatian yang saya berikan kepada anak, karena saya tidak bisa mendampinginya selama 24 jam.

Pada dasarnya ada banyak kegiatan sehari-hari yang dilakukan yang dapat membangun ikatan emosional. Salah satunya adalah dengan memberikan makan atau memberikan minum terhadap anak merupakan hal yang sederhana namun dapat meningkatkan ikatan emosional dan juga fisik. Kontak hangat dengan tubuh si Ibu tentu dapat menumbuhkan hubungan emosional antara ibu dan anak. Jadi tidak perlu khawatir bahwa ikatan tersebut tidak hanya berlangsung dengan kegiatan menyusui (direct breastfeeding) saja lho!.  Bagi Bunda yang bekerja kita bisa menyusui dengan penuh cinta setelah pulang bekerja dan tidak hanya itu ada banyak bentuk kegiatan yang dapat meningkatkan hubungan emosional tentunya melibatkan fisik/sentuhan, kontak mata, interaksi dan cinta yang tulus. Seumpamanya jjika Bunda berada selama 24 jam bersama si buah hati namun tidak melakukan interaksi yang berkualitas yang melibatkan emosi tentunya tidak menstimulasi perkembangan anak. Jadi menjadi ibu tidak hanya melihat kuantitas yaa tetapi kualitas dari interaksi yang dilakukan.

Bagi working mom kita bisa memanfaatkan waktu setelah pulang kerja dengan maksimal. Contohnya dengan mengambil alih pengasuhan anak setelah pulang kerja, manfaatkanlah waktu ini untuk berinteraksi dengan penuh cinta misalnya: bermain, minum susu (baik menyusui ataupun menggunakan botol) dan menimang si buah hati. Walaupun terasa lelah sepulang kerja namun kita harus ingat bahwa inilah kesempatan yang kita miliki untuk memberikan yang terbaik dengan melakukan interaksi dua arah seperti: berbicara, bercanda, menyanyikan lagu, memeluk, mengelus. Interaksi dua arah yang berkualitas tentunya akan membangun ikatan emosional dengan anak. Oya, bunda juga bisa membuat suasana yang membuat si buah hati benar-benar diperhatikan secara penuh dengan menyimpan dan meninggalkan kesibukan dengan gadget atau pekerjaan sejenak sampai si buah hati tidur lelap.

Ayoo semangat ya working mom! Ada seribu cara menuju roma … Dan lakukan interaksi dua arah yang berkualitas. Ingat, mendapatkan kasih sayang adalah hak setiap anak.

Share this post

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print